Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai, TNI Angkatan Laut, Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Kepulauan Riau berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat kurang lebih 1,3 ton di wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan sebuah kapal bernama King Sun beserta delapan orang anak buah kapal (ABK) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika internasional.
[embed]https://www.youtube.com/watch?v=EzQuFuK172w[/embed]
Pengungkapan ini bermula dari informasi intelijen BNN serta Bea dan Cukai pada Februari 2026 mengenai adanya aktivitas pengangkutan narkotika menggunakan kapal Fude/King Sun yang bergerak dari wilayah Teluk Thailand menuju perairan Indonesia. Berdasarkan profiling awal, kapal tersebut diketahui membawa sembilan orang ABK berkewarganegaraan Myanmar.
Rangkaian operasi bersama dimulai pada Selasa (4/8), saat Tim Gabungan melakukan koordinasi dan bergerak menuju titik pencegatan. Dua hari kemudian, Kamis (6/8), pergerakan kapal target terpantau memasuki wilayah perairan Indonesia. Unsur TNI AL yang terdiri atas KRI Kerambit-627, KRI Surik-645, dan KRI Karotang-872 segera melaksanakan operasi penyekatan dan pencegatan terhadap kapal tersebut.
Selanjutnya, Tim Gabungan BNN, Bea dan Cukai, serta Bareskrim Polri yang berada di atas Kapal BC 30005 bergabung dalam operasi untuk mengawal kapal King Sun menuju perairan Bintan. Pada sore harinya, petugas melakukan on board dan mengawal kapal beserta seluruh awaknya hingga bersandar di Pangkalan Kodaeral IV, Tanjung Sengkuang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan mendalam dilakukan pada Jumat (7/8) dengan melibatkan unit K-9 serta interogasi terhadap para awak kapal. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah petugas menemukan lokasi penyimpanan rahasia di bawah lantai kamar ABK asal Taiwan yang diduga digunakan untuk menyembunyikan narkotika.
Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan delapan orang ABK berinisial ZO, MML, KH, MM, TA, ML, TMH, dan PL. Sementara itu, barang bukti yang disita terdiri atas 65 karung. Sebanyak 64 karung masing-masing berisi kurang lebih 20 bungkus teh Cina berwarna hijau, sedangkan satu karung lainnya berisi 18 bungkus yang diduga kuat merupakan ketamine dalam bentuk kristal dengan berat bruto kurang lebih 1,3 ton.
Pengungkapan ini menjadi langkah penting dalam memutus jalur masuk narkotika melalui jalur laut sekaligus membongkar jaringan peredaran gelap narkotika lintas negara. Tim gabungan Joint Operation selanjutnya akan mengintensifkan pemeriksaan terhadap para tersangka dan mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan sindikat, pihak-pihak yang terlibat, serta jalur logistik internasional yang digunakan dalam penyelundupan narkotika tersebut.
#warondrugsforhumanity
*BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN*
https://indonesianewstoday.id/operasi-gabungan-gagalkan-penyelundupan-13-ton-ketamine-di-perairan-natuna-4/?feed_id=184733&_unique_id=6a7a38858ea35
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai, T...
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna
Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai, TNI Angkatan Laut, Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Kepulauan Riau berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat kurang lebih 1,3 ton di wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan sebuah kapal bernama King Sun beserta delapan orang anak buah kapal (ABK) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika internasional.
[embed]https://www.youtube.com/watch?v=EzQuFuK172w[/embed]
Pengungkapan ini bermula dari informasi intelijen BNN serta Bea dan Cukai pada Februari 2026 mengenai adanya aktivitas pengangkutan narkotika menggunakan kapal Fude/King Sun yang bergerak dari wilayah Teluk Thailand menuju perairan Indonesia. Berdasarkan profiling awal, kapal tersebut diketahui membawa sembilan orang ABK berkewarganegaraan Myanmar.
Rangkaian operasi bersama dimulai pada Selasa (4/8), saat Tim Gabungan melakukan koordinasi dan bergerak menuju titik pencegatan. Dua hari kemudian, Kamis (6/8), pergerakan kapal target terpantau memasuki wilayah perairan Indonesia. Unsur TNI AL yang terdiri atas KRI Kerambit-627, KRI Surik-645, dan KRI Karotang-872 segera melaksanakan operasi penyekatan dan pencegatan terhadap kapal tersebut.
Selanjutnya, Tim Gabungan BNN, Bea dan Cukai, serta Bareskrim Polri yang berada di atas Kapal BC 30005 bergabung dalam operasi untuk mengawal kapal King Sun menuju perairan Bintan. Pada sore harinya, petugas melakukan on board dan mengawal kapal beserta seluruh awaknya hingga bersandar di Pangkalan Kodaeral IV, Tanjung Sengkuang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan mendalam dilakukan pada Jumat (7/8) dengan melibatkan unit K-9 serta interogasi terhadap para awak kapal. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah petugas menemukan lokasi penyimpanan rahasia di bawah lantai kamar ABK asal Taiwan yang diduga digunakan untuk menyembunyikan narkotika.
Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan delapan orang ABK berinisial ZO, MML, KH, MM, TA, ML, TMH, dan PL. Sementara itu, barang bukti yang disita terdiri atas 65 karung. Sebanyak 64 karung masing-masing berisi kurang lebih 20 bungkus teh Cina berwarna hijau, sedangkan satu karung lainnya berisi 18 bungkus yang diduga kuat merupakan ketamine dalam bentuk kristal dengan berat bruto kurang lebih 1,3 ton.
Pengungkapan ini menjadi langkah penting dalam memutus jalur masuk narkotika melalui jalur laut sekaligus membongkar jaringan peredaran gelap narkotika lintas negara. Tim gabungan Joint Operation selanjutnya akan mengintensifkan pemeriksaan terhadap para tersangka dan mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan sindikat, pihak-pihak yang terlibat, serta jalur logistik internasional yang digunakan dalam penyelundupan narkotika tersebut.
#warondrugsforhumanity
*BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN*
https://indonesianewstoday.id/operasi-gabungan-gagalkan-penyelundupan-13-ton-ketamine-di-perairan-natuna-4/?feed_id=184733&_unique_id=6a7a38858ea35
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai, T...
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna
Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai, TNI Angkatan Laut, Bareskrim Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polda Kepulauan Riau berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ketamine seberat kurang lebih 1,3 ton di wilayah perairan Natuna, Kepulauan Riau. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mengamankan sebuah kapal bernama King Sun beserta delapan orang anak buah kapal (ABK) yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika internasional.
[embed]https://www.youtube.com/watch?v=EzQuFuK172w[/embed]
Pengungkapan ini bermula dari informasi intelijen BNN serta Bea dan Cukai pada Februari 2026 mengenai adanya aktivitas pengangkutan narkotika menggunakan kapal Fude/King Sun yang bergerak dari wilayah Teluk Thailand menuju perairan Indonesia. Berdasarkan profiling awal, kapal tersebut diketahui membawa sembilan orang ABK berkewarganegaraan Myanmar.
Rangkaian operasi bersama dimulai pada Selasa (4/8), saat Tim Gabungan melakukan koordinasi dan bergerak menuju titik pencegatan. Dua hari kemudian, Kamis (6/8), pergerakan kapal target terpantau memasuki wilayah perairan Indonesia. Unsur TNI AL yang terdiri atas KRI Kerambit-627, KRI Surik-645, dan KRI Karotang-872 segera melaksanakan operasi penyekatan dan pencegatan terhadap kapal tersebut.
Selanjutnya, Tim Gabungan BNN, Bea dan Cukai, serta Bareskrim Polri yang berada di atas Kapal BC 30005 bergabung dalam operasi untuk mengawal kapal King Sun menuju perairan Bintan. Pada sore harinya, petugas melakukan on board dan mengawal kapal beserta seluruh awaknya hingga bersandar di Pangkalan Kodaeral IV, Tanjung Sengkuang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan mendalam dilakukan pada Jumat (7/8) dengan melibatkan unit K-9 serta interogasi terhadap para awak kapal. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah petugas menemukan lokasi penyimpanan rahasia di bawah lantai kamar ABK asal Taiwan yang diduga digunakan untuk menyembunyikan narkotika.
Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan delapan orang ABK berinisial ZO, MML, KH, MM, TA, ML, TMH, dan PL. Sementara itu, barang bukti yang disita terdiri atas 65 karung. Sebanyak 64 karung masing-masing berisi kurang lebih 20 bungkus teh Cina berwarna hijau, sedangkan satu karung lainnya berisi 18 bungkus yang diduga kuat merupakan ketamine dalam bentuk kristal dengan berat bruto kurang lebih 1,3 ton.
Pengungkapan ini menjadi langkah penting dalam memutus jalur masuk narkotika melalui jalur laut sekaligus membongkar jaringan peredaran gelap narkotika lintas negara. Tim gabungan Joint Operation selanjutnya akan mengintensifkan pemeriksaan terhadap para tersangka dan mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan sindikat, pihak-pihak yang terlibat, serta jalur logistik internasional yang digunakan dalam penyelundupan narkotika tersebut.
#warondrugsforhumanity
*BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN*
https://halodunia.net/operasi-gabungan-gagalkan-penyelundupan-13-ton-ketamine-di-perairan-natuna-4/?feed_id=137041&_unique_id=6a7a376c0c66d
Polda dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi Bangun Gedung BPKB Prototype Dengan Konsep Modern Jakarta - Polda Sumatera Selatan (S...
Polda dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi Bangun Gedung BPKB Prototype Dengan Konsep Modern
Jakarta - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) mengadakan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Gedung Pelayanan BPKB Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel.
Pembangunan gedung ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan administrasi kendaraan bermotor yang lebih modern, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung penguatan sistem penegakan hukum berbasis elektronik di Indonesia.
Acara ini turut dilengkapi dengan penyerahan secara simbolis sertifikat tanah hibah seluas 1,2 hektare dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel kepada Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Sandi Nugroho. Gedung Pelayanan BPKB ini akan dibangun dengan total luas bangunan seluas 1.844 meter persegi, yang ditargetkan rampung pada 10 Desember 2026.
Mewakili Gubernur Sumsel Herman Deru, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Edward Candra yang hadir langsung bersama jajaran Forkopimda dan tokoh agama, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kolaboratif ini.
"Penyerahan sertifikat hibah lahan seluas 1,2 hektare ini merupakan wujud komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terhadap kinerja kepolisian. Kami menaruh harapan besar, berdirinya Gedung Pelayanan BPKB Prototype ini nantinya tidak hanya mempercepat dan mempermudah proses birokrasi, tetapi juga memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat Sumatera Selatan yang mengurus administrasi kendaraannya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2026).
Komitmen tegak lurus antara pembangunan fasilitas dan pelayanan yang merakyat ini ditegaskan kembali oleh Kabidhumas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mumin Wiajaya.
"Sesuai dengan arahan Bapak Kapolda, pembangunan fasilitas fisik yang megah ini harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas empati dan pengabdian kita. Pembagian bantuan sosial hari ini adalah pesan moral yang kuat bahwa di balik inovasi sistem pengarsipan dan modernisasi gedung yang kita bangun, tugas sejati Polri adalah menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan yang selalu hadir menjawab kesulitan warga," katanya.
Acara ini juga diselingi penyerahan bantuan sosial dalam 20 buah boks kontainer dari Polri yang menyasar masyarakat kurang mampu. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada enam tokoh masyarakat.
Selain itu, inovasi mobilitas layanan juga ditunjukkan melalui pemberian kendaraan operasional dari Dirlantas Polda Sumsel kepada Satlantas Polrestabes Palembang.
Lebih lanjut, peletakan batu pertama ini bukan sekadar penanda dimulainya sebuah konstruksi bangunan, melainkan sebuah fondasi bagi transformasi pelayanan kepolisian yang lebih modern, transparan, dan berpusat pada masyarakat. Ketika infrastruktur yang mumpuni dikawinkan dengan empati sosial yang tinggi, kehadiran institusi Polri di Bumi Sriwijaya dipastikan akan semakin mengakar dan dirasakan manfaat nyatanya oleh seluruh lapisan masyarakat.
https://beritapolisi.com/polda-dan-pemprov-sumsel-perkuat-sinergi-bangun-gedung-bpkb-prototype-dengan-konsep-modern/?feed_id=98764&_unique_id=6a76282820256
https://beritapolisi.com/polda-dan-pemprov-sumsel-perkuat-sinergi-bangun-gedung-bpkb-prototype-dengan-konsep-modern/?feed_id=98764&_unique_id=6a76282820256 https://beritapolisi.com/polda-dan-pemprov-sumsel-perkuat-sinergi-bangun-gedung-bpkb-prototype-dengan-konsep-modern/?feed_id=98764&_unique_id=6a76282820256 https://beritapolisi.com/polda-dan-pemprov-sumsel-perkuat-sinergi-bangun-gedung-bpkb-prototype-dengan-konsep-modern/?feed_id=98764&_unique_id=6a76282820256 https://beritapolisi.com/polda-dan-pemprov-sumsel-perkuat-sinergi-bangun-gedung-bpkb-prototype-dengan-konsep-modern/?feed_id=98764&_unique_id=6a76282820256 https://beritapolisi.com/polda-dan-pemprov-sumsel-perkuat-sinergi-bangun-gedung-bpkb-prototype-dengan-konsep-modern/?feed_id=98764&_unique_id=6a76282820256 https://beritapolisi.com/polda-dan-pemprov-sumsel-perkuat-sinergi-bangun-gedung-bpkb-prototype-dengan-konsep-modern/?feed_id=98764&_unique_id=6a76282820256 https://beritapolisi.com/polda-dan-pemprov-sumsel-perkuat-sinergi-bangun-gedung-bpkb-prototype-dengan-konsep-modern/?feed_id=98764&_unique_id=6a76282820256
Kapolda Sumsel Buka Pelatihan Edukator AI untuk Pelajar Foto: dok. Polda Sumsel Kapolda Sumatera Selatan Irjen P...
Kapolda Sumsel Buka Pelatihan Edukator AI untuk Pelajar
Kapolda Sumsel Buka Pelatihan Edukator AI untuk Pelajar
Helikopter Polri Pantau Karhutla Gunung Soputan, Polda Sulut Pastikan Titik Api Padam Sulut - Direktorat Polis...
Helikopter Polri Pantau Karhutla Gunung Soputan, Polda Sulut Pastikan Titik Api Padam
Helikopter Polri Pantau Karhutla Gunung Soputan, Polda Sulut Pastikan Titik Api Padam
Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Penyebaran Hoaks di Media Sosial Direktorat Reserse Siber Polda Metro Ja...
Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Penyebaran Hoaks di Media Sosial
BNNP Jawa Timur Gagalkan Peredaran 5,4 Kilogram Sabu Sumber: BNN Perang melawan peredaran gelap narkotika teru...
BNNP Jawa Timur Gagalkan Peredaran 5,4 Kilogram Sabu
BNNP Jawa Timur Gagalkan Peredaran 5,4 Kilogram Sabu




Follow Us
Were this world an endless plain, and by sailing eastward we could for ever reach new distances