Polisi menggeledah restoran dan money changer di Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel), terkait kasus korupsi batu bara. (Adhfar/detikcom)
Jakarta -
Polisi menggeledah sebuah kafe dan money changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel). Penggeledahan dilakukan terkait beberapa kasus, salah satunya kasus korupsi batu bara yang memicu black out.
Pantauan detikcom, Rabu (8/7/2026), terlihat personel kepolisian mendatangi Cafe de'Clan di Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, sejak pukul 13.25 WIB. Berdasarkan informasi polisi di lokasi, disebutkan bahwa kepolisian tengah melakukan penggeledahan.
[embed]https://www.youtube.com/shorts/ZkwddlOLAfA[/embed]
Kemudian, Wakapolda Brigjen Dekananto Eko Purwono dan sejumlah personel Ditkrimsus Polda Metro Jaya juga menyambangi lokasi pada pukul 14.05 WIB.
"Hari ini kami akan menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan oleh tim gabungan dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya di dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi dan pencucian uang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di lokasi.
Budi mengatakan polisi juga melakukan penggeledahan di sebuah money changer dalam waktu yang sama. Penggeledahan dilakukan berkaitan dengan dugaan korupsi di PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel.
"Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan penggeledahan termasuk di lokasi sekarang di Cafe deClan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel," katanya.
Atensi Presiden
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan pengusutan kasus dugaan korupsi di PLN, Asabri, dan Krakatau Steel menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto.
"Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan," kata Budi Hermanto seusai penggeledahan di Cafe de'Clan, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).
Budi mengatakan penggeledahan bagian dari pengungkapan dugaan korupsi batu bara di PLN yang memicu blackout di Sumatera beberapa waktu lalu, Asabri, dan Krakatau Steel. Kasus korupsi yang diusut meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang.
"Dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan rangkaian penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang di Cafe de'Clan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel," ujarnya.
https://bacasaja.today/tancap-gas-polri-geledah-kafe-dan-money-changer-di-cipete-jaksel/?feed_id=61957&_unique_id=6a4ebe6e6cb17
Polri Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete Jaksel! Polisi menggeledah restoran dan money changer di Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel...
Tancap Gas Polri Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete Jaksel!
Polisi menggeledah restoran dan money changer di Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel), terkait kasus korupsi batu bara. (Adhfar/detikcom)
Jakarta -
Polisi menggeledah sebuah kafe dan money changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel). Penggeledahan dilakukan terkait beberapa kasus, salah satunya kasus korupsi batu bara yang memicu black out.
Pantauan detikcom, Rabu (8/7/2026), terlihat personel kepolisian mendatangi Cafe de'Clan di Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, sejak pukul 13.25 WIB. Berdasarkan informasi polisi di lokasi, disebutkan bahwa kepolisian tengah melakukan penggeledahan.
[embed]https://www.youtube.com/shorts/ZkwddlOLAfA[/embed]
Kemudian, Wakapolda Brigjen Dekananto Eko Purwono dan sejumlah personel Ditkrimsus Polda Metro Jaya juga menyambangi lokasi pada pukul 14.05 WIB.
"Hari ini kami akan menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan oleh tim gabungan dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya di dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi dan pencucian uang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di lokasi.
Budi mengatakan polisi juga melakukan penggeledahan di sebuah money changer dalam waktu yang sama. Penggeledahan dilakukan berkaitan dengan dugaan korupsi di PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel.
"Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan penggeledahan termasuk di lokasi sekarang di Cafe deClan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel," katanya.
Atensi Presiden
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan pengusutan kasus dugaan korupsi di PLN, Asabri, dan Krakatau Steel menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto.
"Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan," kata Budi Hermanto seusai penggeledahan di Cafe de'Clan, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).
Budi mengatakan penggeledahan bagian dari pengungkapan dugaan korupsi batu bara di PLN yang memicu blackout di Sumatera beberapa waktu lalu, Asabri, dan Krakatau Steel. Kasus korupsi yang diusut meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang.
"Dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan rangkaian penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang di Cafe de'Clan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel," ujarnya.
https://bacasaja.today/tancap-gas-polri-geledah-kafe-dan-money-changer-di-cipete-jaksel/?feed_id=61957&_unique_id=6a4ebe6e6cb17
Polri Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete Jaksel! Polisi menggeledah restoran dan money changer di Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel...
Polri Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete Jaksel!
Polisi menggeledah restoran dan money changer di Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel), terkait kasus korupsi batu bara. (Adhfar/detikcom)
Jakarta -
Polisi menggeledah sebuah kafe dan money changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel). Penggeledahan dilakukan terkait beberapa kasus, salah satunya kasus korupsi batu bara yang memicu black out.
Pantauan detikcom, Rabu (8/7/2026), terlihat personel kepolisian mendatangi Cafe de'Clan di Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, sejak pukul 13.25 WIB. Berdasarkan informasi polisi di lokasi, disebutkan bahwa kepolisian tengah melakukan penggeledahan.
[embed]https://www.youtube.com/shorts/ZkwddlOLAfA[/embed]
Kemudian, Wakapolda Brigjen Dekananto Eko Purwono dan sejumlah personel Ditkrimsus Polda Metro Jaya juga menyambangi lokasi pada pukul 14.05 WIB.
"Hari ini kami akan menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan oleh tim gabungan dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya di dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi dan pencucian uang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di lokasi.
Budi mengatakan polisi juga melakukan penggeledahan di sebuah money changer dalam waktu yang sama. Penggeledahan dilakukan berkaitan dengan dugaan korupsi di PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel.
"Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan penggeledahan termasuk di lokasi sekarang di Cafe deClan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel," katanya.
Atensi Presiden
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan pengusutan kasus dugaan korupsi di PLN, Asabri, dan Krakatau Steel menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto.
"Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan," kata Budi Hermanto seusai penggeledahan di Cafe de'Clan, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).
Budi mengatakan penggeledahan bagian dari pengungkapan dugaan korupsi batu bara di PLN yang memicu blackout di Sumatera beberapa waktu lalu, Asabri, dan Krakatau Steel. Kasus korupsi yang diusut meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang.
"Dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan rangkaian penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang di Cafe de'Clan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel," ujarnya.
https://bacasaja.today/polri-geledah-kafe-dan-money-changer-di-cipete-jaksel/?feed_id=61875&_unique_id=6a4ebc11e537c
Divhumas Polri Gelar Lomba Kreatif Hari Bhayangkara ke-80 Dan Ajak Masyarakat Suarakan Polri untuk Masyarakat Jakarta - Divisi Huma...
Divhumas Polri Gelar Lomba Kreatif Hari Bhayangkara ke-80 Dan Ajak Masyarakat Suarakan Polri untuk Masyarakat
Jakarta - Divisi Humas Polri menggelar rangkaian lomba kreatif dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema besar Polri Untuk Masyarakat. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat, personel Polri, anak-anak, jurnalis, hingga penyandang disabilitas untuk menyalurkan ide, pesan, dan karya positif tentang kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Kabag Produk Kreatif Divhumas Polri Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan, lomba tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang kolaborasi antara Polri dan masyarakat. Melalui berbagai karya kreatif, masyarakat dapat menyampaikan harapan, kritik membangun, serta cerita humanis tentang pelayanan, pengabdian, dan kedekatan Polri dengan warga.
“Melalui lomba ini, kami ingin mengajak masyarakat ikut menyuarakan semangat Polri Untuk Masyarakat. Karya-karya kreatif ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang positif antara Polri dan publik,” ujar Kombes Pol Dwi Sulistyawan.
Adapun jenis lomba yang digelar meliputi Lomba Konten Infografis, Lomba Mendongeng, Lomba Artikel Jurnalistik, Lomba Video Edukasi Polri, Lomba Video TikTok, Lomba Fotografi, Lomba Cerpen, Lomba Film Animasi AI, Lomba Melukis Difabel, Lomba Cipta Lagu, serta Lomba Mural. Seluruh kategori mengangkat tema utama Polri Untuk Masyarakat dengan subtema yang menampilkan sisi pelayanan, keamanan, inovasi, edukasi, pengabdian, serta hubungan humanis Polri bersama masyarakat.
Untuk Lomba Infografis dan Video TikTok, panitia membuka kategori umum dan Polri. Peserta diminta membuat karya orisinil, tidak melanggar hak cipta, serta sesuai ketentuan teknis yang telah ditetapkan. Sementara itu, Lomba Mendongeng diperuntukkan bagi anak usia 5-6 tahun atau tingkat TK, dengan cerita yang mengangkat kedekatan anak-anak dengan polisi melalui pesan aman, ramah, dan edukatif.
Divhumas Polri juga memberi ruang bagi insan pers melalui Lomba Artikel Jurnalistik dengan subtema Polri dan Kepercayaan Publik, Presisi Dalam Praktik, serta Polri di Tengah Tantangan Zaman. Selain itu, masyarakat dapat mengikuti lomba fotografi, cerpen, video edukasi, film animasi AI, cipta lagu, melukis difabel, dan mural yang menonjolkan nilai pengabdian, harmoni, harapan, serta sisi humanis di balik tugas kepolisian.
Kombes Pol Dwi Sulistyawan berharap rangkaian lomba Hari Bhayangkara ke-80 ini mampu melahirkan karya-karya inspiratif yang memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat. Peserta juga diimbau mengunggah karya di media sosial pribadi dengan menyertakan tagar #HariBhayangkara80 #PolriUntukMasyarakat #SemangatPolriPresisi serta mention akun @divisihumaspolri sebagai bagian dari semangat bersama menghadirkan Polri yang humanis, presisi, dan dekat dengan masyarakat.
https://drive.google.com/file/d/1q4cS1A8qdc8Sbpo8zaQwvCQVnVSBqsP-/view
https://bacasaja.today/divhumas-polri-gelar-lomba-kreatif-hari-bhayangkara-ke-80-dan-ajak-masyarakat-suarakan-polri-untuk-masyarakat/?feed_id=61301&_unique_id=6a4c1d2f31ba0
Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta PALEMBANG – Kepolisian Daera...
Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta
Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta
Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta PALEMBANG – Kepolisian Daera...
Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta
Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta ...
Perkuat Sinergi, Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Polda Sumsel Gelar Badminton Kapolda Cup 2026 yang Diikuti Ribuan Peserta
Kapolda Sumsel Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (F...
Kapolda Sumsel Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara
Kapolda Sumsel memimpin langsung kegiatan doa bersama tersebut. Ia membawa pesan mendalam terkait pentingnya ikhtiar batin dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam acara tersebut, Irjen Sandi Nugroho turut didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen Rony Samtana, Irwasda, dan para pejabat utama (PJU) Polda Sumsel. Ia menegaskan bahwa kondusivitas wilayah tidak bisa bersandar pada hal-hal yang bersifat lahiriah semata.
"Kita menyadari bahwa keamanan yang selama ini kita jaga dan pelihara bersama tidak hanya bergantung pada kekuatan personel, kemampuan manusia, dukungan sarana dan prasarana, maupun perangkat aturan," ujar Kapolda dalam sambutannya, Selasa (30/6/2026).
Ia mengatakan hal yang tak kalah penting dalam menjaga ketertiban adalah ketulusan hati para personel di lapangan, serta diiringi doa dari masyarakat. Menurutnya, berkat ikhtiar batin, kolaborasi, dan sinergitas lintas sektoral, dinamika keamanan di Sumatera Selatan hingga saat ini dapat dikelola dengan baik dan kondusif.
Lebih lanjut, Kapolda memaparkan makna tema HUT Bhayangkara tahun ini, yaitu "80 Tahun Polri Mengabdi, Polri untuk Masyarakat". Ia menegaskan bahwa di usianya yang ke-80 tahun, Polri tidak lagi hanya berperan sebagai instrumen penegak hukum.
"Polri memiliki peran bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga berbagai peran lain yang harus dijalankan secara bersamaan. Polri terus berupaya bersama seluruh komponen masyarakat menjadi penjaga kehidupan, merawat kebangsaan, dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan," ujar perwira tinggi bintang dua tersebut.
Kegiatan ini membuktikan tingginya toleransi dan soliditas di bumi Sriwijaya. Hal ini terlihat dari hadirnya jajaran Forkopimda Sumatera Selatan, di antaranya Sekda Provinsi Sumsel Edwar Chandra, Kapoksahli Pangdam II/Sriwijaya Brigjen TNI M. Junaedi, Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Hisar Siallagan, Wakajati Sumsel Anton Delianto, serta perwakilan pimpinan dari Pengadilan Tinggi, Korem 044/Gapo, Lanal Palembang, Lanud SMH, BINDA, hingga Kemenag Sumsel.
Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
Para tokoh perwakilan lintas agama juga hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Ustadz Amak Shahab (Islam), Pendeta Robert Simanjuntak (Kristen), Uskup Mgr. Dr. Yohanes Harun Yuwono (Katolik), Tjik Harun (Buddha), Dr. I Gusti Bagus Surya Negara (Hindu), dan J.S. Agus Zheng (Konghucu).
Hadir pula pimpinan organisasi masyarakat dan keagamaan seperti PWNU yang diwakili Ketua GP Ansor Sumsel H. Erwiyansyah, Ketua DPW LDII Sumsel H. Rahmatullah Alhasany, Ketua DMI Sumsel Dr. K.A. Bukhori Abdullah, Ketua FKUB Sumsel Dr. H. Syarubi Shonan, hingga tokoh adat Sultan Palembang Darussalam RM Fauwaz Diradja dan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumsel Joni Kesuma.
Menutup sambutannya, Kapolda mengapresiasi dukungan penuh dari seluruh pihak tersebut dan mengajak seluruh pihak menjadikan momen doa bersama tersebut sebagai titik tolak merawat masa depan daerah.
Kapolda Sumsel menggelar doa lintas agama menjelang Hari Bhayangkara (Foto: Dok. Istimewa)
"Saya mengajak seluruh hadirin dan masyarakat untuk menjadikan Doa Bersama Lintas Agama hari ini sebagai titik tolak dalam terus menumbuhkan semangat 'Nyago Bumi Sriwijaya Aman Damai'. Mari kita jadikan negeri ini sebagai rumah yang layak kita tempati dan kita jaga bersama demi masa depan anak-anak penerus bangsa," ujar Kapolda.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, menyampaikan, kegiatan doa bersama lintas agama tersebut menjadi penutup yang penuh makna dari seluruh rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 yang telah dilaksanakan Polda Sumatera Selatan.
"Selama Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumatera Selatan telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, bakti religi, pembangunan sarana masyarakat, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya," ujar Nandang.
"Seluruh rangkaian tersebut kami tutup dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol bahwa pengabdian Polri akan selalu berjalan berdampingan dengan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan. Inilah wujud Polri untuk Masyarakat sebagaimana tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini," lanjutnya.
Melalui Doa Bersama Lintas Agama ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan, mempererat persatuan, serta mendukung pembangunan nasional. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Polri untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera.
https://halodunia.net/kapolda-sumsel-gelar-doa-lintas-agama-jelang-hari-bhayangkara/?feed_id=87363&_unique_id=6a448e6ae67fc

Follow Us
Were this world an endless plain, and by sailing eastward we could for ever reach new distances